Mencintai Italia

Titik Kosong – Italia memang negeri yang sering mereka impikan. Tapi untuk pergi bersama ke sana, bukan salah satu dari mereka saja dan meninggalkan yang lainnya.

Mencintai Italia (Chapter 2: Spekrum di Genggang Senja)
Sumber gambar: www.aboutmilan.com

Malam itu, Agnella susah tidur. Beberapa kali dia mencoba untuk memejamkan matanya, tetapi lagi-lagi dia terbangun dan kembali memikirkan sesuatu yang mengganggu pikirannya.

“Vencel akan pergi ke Italia,” gumamnya lirih. “Bagaimana bisa aku hidup jauh dari dia? Kakak sejak kecil sudah seperti malaikat pelindungku. Dan kalau Vencel pergi, dengan siapa aku akan pergi ke stadion lagi? Dengan siapa aku akan lari pagi lagi? Zav? Huh. Tidak mungkin.”

Agnella terus terganggu dengan pikiran rencana kepergian kakaknya ke Italia. Vencel memang mendapat tawaran bagus untuk bermain di negeri Spaghetti itu. Dan kemungkinan besar dia akan mengambilnya.

Harga mahal yang harus Vencel bayar adalah berpisah dengan keluarganya di Brazil. Dengan adik mungilnya itu. Adik perempuan kesayangannya.

Hampir semalaman Agnella memikirkan hal itu. Mungkin hanya satu jam saja dia tertidur. Sisanya, penuh dengan bayang-bayang kepergian Vencel. Kecemasan saat jauh dari kakaknya.

Sempat Agnella berpikir untuk ikut pergi bersama kakaknya. Tetapi pikiran itu segera dia buang karena pasti tidak akan diizinkan oleh orang tuanya. Lagi pula, Vencel pasti akan sibuk bermain dan latihan di sana. Siapa yang akan menemani Agnella ketika Vencel pergi? Bukankah itu hanya akan merepotkan Vencel saja?

Intip juga:  Winter in Heaven

Mau tidak mau, Agnella memang harus membiarkan Vencel pergi ke Italia. Lagi pula, itu adalah kesempatan yang baik untuk karir dan masa depan kakaknya. Mungkin suatu saat akan ada jalan untuk menyusul Vencel ke negara tempat Menara Pisa berada. Salah satu negara yang memang sudah lama dimimpikan oleh Agnella.


Chapter 2 – Spektrum di Genggang Senja


Feature Image Source: espaciococina.feriavalencia.com

Share this:

Kavylla Devy

Pengagum bahasa yang masa kecilnya lebih banyak dilalui untuk bercinta dengan Matematika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *