Bisa Kupastikan, Kamu Telah Kehilangan Orang yang Sangat Menyayangimu

Titik Kosong – Kamu telah kehilangan. Mungkin kedengarannya akan biasa saja, seperti perkataan gadis-gadis lain yang pernah kamu tinggalkan. Tetapi dia berbeda. Dan biar kupastikan, bahwa dulu dia benar-benar menyayangimu. Dan sekarang, kamu sudah kehilangan semua itu.

Bisa Kupastikan, Kamu Telah Kehilangan Orang yang Sangat Menyayangimu
Sumber gambar: videoblocks.com

Entah kamu akan merasa kehilangan atau tidak. Tapi yang dulu ada kini sudah tiada. Rasa sayang yang pernah dia tawarkan untuk menjadi milikmu selamanya, kini sudah dicabut dan dihilangkan.

Banyak orang yang sudah dengan tulus menyayang, tapi dibalas dengan ketidakpedulian. Dan kupikir, dia juga merasakan itu. Sudah berulang kali dia coba mengais berbagai kemungkinan dan jalan, demi sebuah relasi yang lebih baik dan mengenakkan, tapi berujung pada luka yang sama, diabaikan.

Dia bahkan berpikir bahwa semua rasa manis yang sudah pernah kalian lalui adalah sebuah kebohongan. Karena jika itu benar, maka mungkin kamu akan merasakan hal yang sama sepertinya. Masih akan berusaha untuk kembali bersatu. Atau setidaknya tidak bersikap baik-baik saja seperti saat ini.

Namun, setelah semua yang terjadi, dia akhirnya paham. Kamu, bukanlah yang dulu pernah membahagiakannya. Kamu sudah menjadi orang asing. Orang yang tidak dia kenal lagi.

Dan ketika semua jalan sudah dia upayakan, tapi dirimu tetap saja mengabaikan, maka jangan lagi memintanya untuk bertahan. Jangan memintanya untuk tahan dengan semua perlakuanmu. Karena tidak ada satupun orang di dunia ini yang berhak memaksa orang lain untuk terima selalu terluka. Tidak juga dirimu.

Intip juga:  Tentang Hati yang Sudah Sekian Kali Dipatahkan

Biar kupastikan, bahwa kamu sudah kehilangan orang yang sangat menyayangimu. Yang telah berusaha untuk berulang kali bertahan menghadapimu. Yang entah sudah berapa kali mencoba terima dengan semua kekasaranmu. Yang sudah sering kembali meski dihadapkan oleh sikap tak acuhmu. Tapi itu dulu dan sudah lalu.

Aku yakin kamu tidak akan suka dengan penjelasan yang kuberikan, tapi bagaimana kamu akan mengerti sedang kamu tidak pernah peduli? Tanpa kata, kamu tidak akan pernah bisa memahaminya.

Untuk itu, kutuliskan ini untukmu. Sekadar untuk membuatmu tahu, bahwa orang yang dulu pernah sangat menyayangimu, kini tidak bisa lagi bertahan dengan semua sikapmu. Selamat berbahagia tanpanya. Selamanya.


Feature image source: flickr.com

Share this:

Kavylla Devy

Pengagum bahasa yang masa kecilnya lebih banyak dilalui untuk bercinta dengan Matematika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *