Derby London Berakhir Sempurna Bagi The Gunners

Titik Kosong – Pertandingan panas bertajuk Derby London antara Arsenal menjamu rival sekotanya, Chelsea tersaji di pekan ke-23 Liga Inggris. Tak hanya mempertaruhkan gengsi antarrival satu kota tetapi juga persaingan di papan atas klasemen sementara.

Derby London Berakhir Sempurna Bagi The Gunners 1
Sumber gambar: dailystar.co.uk

Babak Pertama

Arsenal yang bermain di hadapan pendukungnya menekan sejak pertandingan dimulai. Menampilkan pressing garis tinggi, The Gunners tampak menyusahkan proses build up Chelsea di awal laga.

Pada menit ke-12, Arsenal mengancam melalui sundulan Laurent Koscielny yang masih bisa diblok penjaga gawang Chelsea, Kepa Arizzabalaga. Satu menit kemudian, Arsenal berhasil membuka keunggulan melalui kaki Alexandre Lacazette. Memanfaatkan umpan silang Bellerin, bola diterima Lacazette sebelum menceploskannya dengan keras ke gawang Chelsea, 1-0.

Setelah kebobolan, semangat Chelsea seperti tersengat sehabis kebobolan. Peluang emas untuk Chelsea terjadi pada menit ke-17. Pedro yang lepas dari jebakan offside menerima umpan dari David Luiz. Namun, sontekan bola ke gawang kosong masih melebar tipis di sisi kiri gawang Arsenal.

Permainan kedua tim mulai cenderung keras dan dengan tempo yang cepat. Kedua tim saling mengancam melalui percobaan shooting dari luar kotak penalti. Namun, percobaan tersebut masih gagal. Chelsea tampak terus mencoba menekan pertahanan tuan rumah.

Pada menit ke-36 tendangan salto Aubameyang yang menerima bola dari sisi kiri penyerangan masih melebar. Pelanggaran keras dilakukan David Luiz kepada Aaron Ramsey membuat bek tengah Chelsea itu mendapatkan kartu kuning.

Intip juga:  Profil James Garner, Michael Carrick Versi Lebih Muda

Arsenal berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-38, Laurent Koscielny berhasil membobol gawang Chelsea setelah berhasil membelokkan bola sepakan Sokratis, 2-0.

Chelsea yang bermain tanpa penyerang murni tampak kesulitan menembus pertahanan Arsenal. The Blues sempat mengancam gawang Arsenal di akhir babak pertama memalui tandukan Marcos Alonso, tapi sayang masih membentur tiang gawang sebelah kanan milik Chelsea.

Babak Kedua

Chelsea yang tertinggal dua gol di babak pertama, mau tak mau harus tampil menyerang sejak menit awal babak kedua dimulai. Peluang tercipta pada menit ke-55 untuk Chelsea, namun Pedro yang tanpa pengawalan gagal menyelesaikan shooting dan bola melambung tinggi.

Pada menit ke-61, Chelsea memasukkan Ross Barkley menggantikan Mateo Kovacic untuk menambah variasi serangan mereka. Bahkan enam menit kemudian Maurizio Sarri memasukkan penyerang Olivier Giroud menggantikan Willian sebagai upaya untuk memecah kebuntuan tim.

Pelatih Arsenal, Unai Emery tak mau kalah dengan melakukan counter strategi dengan memasukkan dua pemain muda, Maitland-Niles dan Iwobi, untuk menggantikan Ramsey dan Lacazette.

Pertandingan yang berjalan keras harus memakan korban, Hector Bellerin yang berbenturan dengan Rosa Barkley mengalami cedera dan harus ditandu keluar lapangan. Bellerin yang tak bisa melanjutkan permainan harus digantikan oleh pemain tengah, Mohamed Elneny.

Chelsea terus menekan pertahanan Arsenal, namun usaha tersebut masih gagal membuahkan hasil. Kesempatan pergantian terakhir dilakukan Chelsea dengan memasukkan pemain muda Callum Hudson-Odoi menggantikan Pedro pada menit ke-80. Pergantian demi pergantian tak bisa menembus pertahanan Arsenal. Skor Derby London kali ini berakhir 2-0 untuk kemenangan tuan rumah .

Intip juga:  Menyambut MotoGP 2019: Hal yang Perlu Kamu Tahu

Dengan hasil Derby London ini, Arsenal berada di peringkat ke-5 dengan poin yang sama dengan Manchester United. Arsenal berhasil memangkas jarak menjadi tiga poin dengan Chelsea yang berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris.


Feature Image Source: footyheroes.com

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *