Jangan Paksa Orang Lain untuk Menjadi Pribadi yang Kamu Mau

Titik Kosong – Jangan paksa orang lain untuk menjadi apa yang kamu inginkan. Jangan berharap juga mereka akan bersikap seperti yang kamu harapkan. Jika kamu ingin damai berada di semua tempat dalam hidup dan kehidupan ini, belajarlah untuk menghargai setiap perbedaan yang ada. Tanpa harus menuntut atau berharap lebih orang lain akan menjadi pribadi yang kamu inginkan.

Jangan Paksa Orang Lain untuk Menjadi
Sumber ambar: forbes.com

Sebuah pembelajaran hidup untuk kita bersama. Dalam hidup ini, kita tidak akan sepenuhnya terlihat baik di mata orang lain. Sekalipun kita sudah berjuang mati-matian untuk menjadi selalu baik, tetap saja dunia tidak akan sepakat satu suara dengan mengatakan sepenuhnya “ya” untuk semua kebaikanmu. Mengapa? Karena hukum hidup ini memang begitu. Kadang kita juga harus paham bahwa memang ada segelintir orang yang bahkan tidak mencintai kebaikan.

Satu hal yang bisa kita terapkan untuk mengatasi semua itu adalah belajar menerima orang lain bagaimanapun keadaannya. Itu adalah salah satu kuncinya. Hidup di dunia yang penuh warna ini memang menuntut kita untuk bisa bersikap dalam berbagai keadaan. Kita pun dituntut untuk mampu meng-handle setiap orang yang kita hadapi. Sulit? Ya. Sangat sulit, tapi setidaknya itu jauh lebih baik daripada sekadar mencela keburukan mereka. Jika tahu seseorang buruk, maka pahami keburukan itu, dan cari cara bagaimana menghadapi keburukannya. Hal itu akan jauh lebih baik daripada mengkritik keburukan itu dan hanya menyebarkannya pada orang lain.

Intip juga:  Menjalin Hubungan yang Baik dengan Diri Sendiri

Hidup ini tidak bisa jika hanya diisi oleh satu warna. Jangan pernah paksa orang lain untuk menjadi warna yang kamu inginkan. Lihat dan amati saja warnanya, lalu pahami bagaimana warna yang dia miliki dapat diserasikan dengan warna yang kita punya.

Betapa indahnya hidup ini jika bisa dijalani dengan pengertian dan pemahaman yang sama. Tanpa saling kritik untuk mencari siapa yang lebih baik. Padahal kita sama-sama tahu bahwa semua orang, bahkan semua hal, punya sisi lemahnya masing-masing. Tidak akan ada habisnya jika hanya ingin saling cela.

Untuk itu, mari belajar bersama untuk bisa menerima. Menerima semua warna yang ada dalam hidup kita. Warna kita sendiri dan warna-warna yang dibawa oleh orang lain. Pilih dan pilah warna mana yang kamu mau, serasikan warna itu dengan warna-warna milikmu, dan jika warna sebagian dari mereka tidak kamu suka, pastikan kamu tahu benar cara memperlakukannya. Bukan memaksa warna itu untuk sewarna denganmu, tapi belajarlah banyak untuk mampu mengatasi warna itu, membuatnya tidak merusak sedikitpun warna yang kamu punya.

Share this:

Kavylla Devy

Pengagum bahasa yang masa kecilnya lebih banyak dilalui untuk bercinta dengan Matematika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *