Lagu Indonesia Slow yang Liriknya “Nyastra” Abis

Titik Kosong – Deretan lagu Indonesia slow yang bikin galau memang banyak banget gaes. Tapi kali ini, Titik Kosong nggak cuma pengen menyuguhkan rekomendasi lagu Indonesia slow yang bikin mewek, kami juga pengen ngasih kalian beberapa pilihan buat dengerin lagu yang “nyastra”. Apa saja lagu-lagu itu? Yuk, lanjut scroll ke bawah.

Lagu Indonesia Slow
titikkosong.net

Lagu Indonesia Slow + “Nyastra”

Rekomendasi pilihan musik kali ini akan membahas mengenai lagu yang liriknya punya bumbu sastra yang cukup terasa. Memang, semua lagu pasti ada unsur sastranya, biarpun nggak terlalu kuat. Tapi kali ini, yang akan kita bahas adalah lagu slow dari penyanyi Indonesia yang pintar banget mengolah kata-kata.

Bukan berarti lagu lain nggak ada rasa sastranya ya. Hanya saja kali ini kita akan membahas yang liriknya memang super cantik dan dalem. Butuh penafsiran yang nggak cukup dilakukan dengan “sambil lalu” saja. Bahkan, terkadang penafsiran satu orang dan yang lainnya tidak sama.

Well, langsung saja kita lihat satu per satu apa saja lagu-lagu itu.

Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti – Banda Neira

Lagu yang satu ini jadi rekomendasi teratas buat kamu yang sedang mencari lagu slow dengan lirik yang cantik dan dalem. Kenapa jadi rekomendasi teratas? Karena dari segi musik, lirik, dan juga pembawaan penyanyinya, komposisi lagu ini PAS banget.

Lagunya boleh slow, tetapi isinya penuh pesan yang menyemangati. Lihat saja judulnya, sedikit banyak sudah bisa mewakili lirik keseluruhan lagu ini kan?

Intip juga:  Deretan Lagu Barat Terbaru yang Recomended Buat Kamu (Januari 2019)

Lagu Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti ini pertama kali dirilis pada tahun 2016 lalu. Sudah cukup lama, tapi masih awet dan enak didengar sampai sekarang.

Bisa dibilang, ini adalah salah satu peninggalan terbaik dari grup musik folk Banda Neira. Yup, grup musik yang keren itu sayangnya sudah bubar pada akhir 2016 lalu. Meski begitu, Ananda Badudu dan Rara Sekar (kakak kandung Isyana Sarasvati) yang menyanyikan lagu ini berhasil memberikan kenangan yang awet keren sampai sekarang.

yang, yang patah tumbuh, yang hilang berganti
yang hancur lebur akan terobati
yang sia-sia akan jadi makna
yang terus berulang, suatu saat henti
yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi
yang patah tumbuh, yang hilang berganti.

Terdengar seperti matra yang diulang-ulang dan begitu meresap ke dalam ingatan dan hati kita yang menikmatinya. Tidak jarang, lagu ini pada akhirnya bisa menjadi penguat bagi siapa saja yang pernah merasakan patah, jatuh, hancur, dan sia-sia.

Dari lagu ini pula kita bisa belajar banyak untuk tidak mudah menyerah, karena kepedihan hari ini akan terbayar dengan bahagia esok hari. Asalkan kita tidak pasrah dan menyerah pada keadaan saat ini yang memaksa kita untuk tunduk dan kalah. Percayalah, yang patah akan tumbuh lagi, dan yang sudah hilang pasti akan berganti.

Sampai Jadi Debu – Banda Neira

Lagu kedua dari Banda Neira yang sayang jika tidak direkomendasikan untuk para pencinta musik folk Indonesia. Lagu ini juga dalam sekali maknanya. Dengan lirik yang cantik dan musik yang bisa bikin tenang, rasanya lagu ini cocok sekali digunakan untuk relaksasi.

Intip juga:  OST Movie Barat Keren Buat Kamu

Satu hal lagi, lagu yang juga dirilis pada tahun 2016 ini punya makna yang lebih dari sekadar dalam. Tentang cinta dan kesetiaan yang akan terus terikat sampai maut memisahkan. Rasanya, lewat lagu ini, kalian bisa percaya dengan adanya cinta sejati, yang bukan hanya bisa kalian lihat di dongeng anak kecil saja.

Banda Neira, dengan kejujuran dan kesederhanaan lirik lagunya mampu menyihir kita untuk ikut paham. Bahwa di dunia yang cukup menyakitkan ini masih tetap dan selalu ada cinta, kesetiaan, kesabaran, kemesraan, dalam menggapai hidup yang sempurna bersama orang tersayang. Bukan bual atau omong kosong, nyatanya banyak juga orang yang mampu mencinta sampai mereka tua, sampai jadi debu.

Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
‘Ku di liang yang satu
‘Ku di sebelahmu

Lagu Pejalan – Sisir Tanah

Masih dari genre musik folk masa kini, kali ini ada lagu dari Sisir Tanah yang berjudul Lagu Pejalan. Yang sudah menonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau NKCTHI pasti sudah tidak asing lagi dengan lagu ini. Yup, Lagu Pejalan menjadi salah satu OST dalam film tersebut.

Dari sekian versi dan cover, lagu ini memang terlihat sangat manis ketika dibawakan oleh para pemain NKCTHI (Angkasa, Aurora, Awan & Kale). Yang lebih manisnya lagi, lirik dalam lagu ini kuat dengan bumbu sastra yang dalam saat ditafsirkan pendengarnya.

Alunan musik slow yang menenangkan, ditambah lirik yang puitis menjadikan lagu ini sangat enak didengarkan saat santai. Sambil menikmati senja dan meneguk kopi misalnya. Dengan sedikit lamunan tentang perjalanan hidup yang sedang kita lalui. 

Banyak hal yang dapat kita ambil dari lagu ini, setidaknya kita dapat menekankan pada satu hal, yaitu tetaplah berjalan. Yang jelas kita harus berani tetap melangkah, meskipun hidup ini tidak mudah.

Kita berjalan saja masih,
S’lalu berjalan
Meskipun kita tak kunjung tau ujung jalan ini

Dan kita tak juga kan terhenti
S’lalu berjalan
Dan kita tak juga kan terhenti
S’lalu berjalan

Waktu yang Salah – Fiersa Besari

Lagu Fiersa Besari yang satu ini memang sudah sangat terkenal di dunia musik Indonesia. Terlebih ada banyak sekali penyanyi yang meng-cover-nya. Keindahan lagu ini pun tidak bisa dielakkan lagi, ditambah lagi jika yang menikmatinya adalah orang yang sedang mengalami hal yang sama.

Intip juga:  The Choice: Sebuah Film yang Terangkan Pentingnya Sebuah Pilihan

Penafsiran singkatnya, lagu ini berkisah tentang seseorang yang jatuh cinta dengan perempuan yang belum bisa move on dari masa lalunya. Hal ini membuat laki-laki itu ingin menyudahi saja perasaannya karena merasa tidak adil dan tidak mau terluka jika nekat melanjutkan hubungan itu. Akan tetapi perempuan itu berusaha untuk menahan, meminta waktu, dan juga ingin diyakinkan.

Jangan tanyakan perasaanku
Jika kau pun tak bisa beralih
Dari masa lalu yang menghantuimu
Karena sungguh ini tidak adil

Bukan maksudku menyakitimu
Namun tak mudah tuk melupakan
Cerita panjang yang pernah aku lalui
Tolong yakinkan saja raguku

Lagu ini memang paling pas dinyanyikan secara duet (laki-laki dan perempuan). Namun, bukan berarti cover dari mereka yang menyanyi solo tidak bagus ya. Misalnya saja cover keren lagu ini ala Tami Aulia yang recommended buat kamu. Ada juga cover dari Hanin Dhiya yang jadi trending Youtube itu. Tapi tetap sah-sah saja jika penyanyi aslinya Fiersa Besari ft. Tantri yang jadi pilihan utamamu.

Nah, itu tadi sedikit rekomendasi lagu Indonesia slow yang bisa jadi opsi buat playlist-mu. Lagu-lagu yang bukan hanya enak musiknya, tapi juga cantik liriknya. Semoga cocok ya.

Share this:

Kavylla Devy

Pengagum bahasa yang masa kecilnya lebih banyak dilalui untuk bercinta dengan Matematika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *